• Home
  • Posts RSS
  • Comments RSS
  • Edit
Blue Orange Green Pink Purple

featured-content

PRAK 13 Implementasi Design Thinking

1. Tujuan        :
        Mengimplementasikan Design Thinking

2. Alat            :
        Laptop

3. Bahan         :
         Google

4. Dasar Teori :
         Design Thinking adalah salah satu metode baru dalam melakukan proses desain. Design Thinking merupakan metode penyelesaian masalah yang berfokus pada pengguna atau user. Design Thinking sendiri dipopulerkan oleh David Kelley dan Tim Brown pendiri IDEO – sebuah konsultan desain  yang berlatar belakang desain produk berbasis inovasi.


         Beberapa tahapan berikut secara berulang sebanyak yg dibutuhkan untuk menghasilkan produk yang sesuai:
1) Empathize
           Ketika sudah mengetahui user atau pengguna yang akan dituju, maka seorang desainer perlu mengetahui pengalaman, emosi, dan situasi dari si pengguna. Mencoba menempatkan diri sebagai pengguna sehingga dapat benar-benar memahami kebutuhan pengguna. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan wawancara, observasi kehidupan pengguna, dan cara lainnya.
2) Define
    Setelah desainer mengerti kebutuhan pengguna, maka desainer perlu menggambarkan sebuah ide atau pandangan user yang akan menjadi dasar dari produk atau aplikasi yang akan dibuat. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat list kebutuhan user dan menggunakan pengetahuan mengenai kondisi yang sedang terjadi.
3) Ideate
  Dengan kebutuhan yang ada, maka desainer perlu menggambarkan solusi yang dibuthkan. Hal ini dapat dilakukan melakukan evaluasi bersama tim desain dengan menggabungkan kreativitas dari masing-masing desainer.
4) Prototype
     Ide yang sudah ada sebelumnya maka perlu langsung diimplementasikan dalam sebuah aplikasi atau produk uji coba. Perlu dihasilkan sebuah produk nyata dan kemungkinan skenario penggunaan.
5) Test
   Dari produk atau aplikasi uji coba yang sudah dibuat, maka akan dilakukan sebuah percobaan dengan pengguna. Dari pengalaman pengguna dalam menggunakan produk uji coba, maka akan didapatkan masukkan untuk membuat produk yang lebih baik dan melakukan perbaikan pada produk yang ada.
      5. Tugas Praktikum :
              -
     6. Hasil Praktikum    :
Kelompok
Kebutuhan
Ideate
1 (Ryan)
Mengusir burung
???
2 (Bagus)
Mempercepat antrian
???
3 (Yasin)
???
Apotik online
4 (Osa)
Mengusir laron
???
5 (Rinda)
Mempercepat antrian
???
6 (Iis)
Meredam panas
???
7 (Fitri)
Membasmi tikus
???






7. Petunjuk Praktikum :
        -

8. Kesimpulan             :
         Kesimpulan pada praktikum hari ini adalah segala bentuk proposal PKM pasti menggunakan Metodologi Design (Design Thinking) seperti Emphatize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Dan sekarang yang kita bahas pada praktikum tersebut adalah menentukan Ideate dari proposal yang kita buat.
Read More 0 comments | edit post

0 comments



Post a Comment

Newer Post Older Post Home

Color Paper

  • About
      About me. Edit this in the options panel.
  • Blog Archive

    • December 2018 (2)
    • November 2018 (4)
    • October 2018 (4)
    • September 2018 (4)
    • August 2018 (1)

    Prak Metodologi Desain

    Search This Blog

    Powered by Blogger.

    Report Abuse

    • PRAK 15 REVIEW MATERI
      1.Tujuan : Mereview kembali apa yang telah dipelajari dari 15 kali peretemuan 2.Alat     : - 3.Bahan : - 4. Dasar teori : d...
    • PRAK 03 METODOLOGI DESIGN
      Tujuan                    : Memahami design thinking Alat                          : Laptop Bahan                     : Video ABC...
    • Prak 02 Metodologi Desain Menurut Fiqih
      1. Tujuan :     Mengetahui tentang desain apa saja yang sesuai dengan kajian fiqih 2. Alat : - 3. Bahan : - 4. Dasar Teori :       Desa...

    About Me

    Fitri
    View my complete profile
  • Search






    • Home
    • Posts RSS
    • Comments RSS
    • Edit

    © Copyright Prak Metodologi Desain. All rights reserved.
    Blogger Templates | Free Wordpress Templates. presents HD TV Watch Futurama Online. Featured on Singapore Wedding Favors.
    brought to you by Smashing Magazine

    Back to Top